Pages

Senin, 04 Oktober 2010

Xbox 360 Slim: Welcome to Valhalla

The Latest Revision of the Xbox 360

















Xbox 360 adalah console generasi ketujuh yang diciptakan oleh perusahaan Microsoft. Console ini mempunyai sejarah populer sebagai console dengan tingkat kegagalan hardware tertinggi di antara jajaran console lainnya. Meskipun Xbox 360 terkenal dengan masalah “Red Ring of Death”-nya, produk ini tetap menjadi salah satu console masa kini yang populer dan cukup sukses dalam bersaing di dunia gaming. Tanggal 14 Juni yang lalu pada event E3 2010, pihak Microsoft resmi mengumumkan revisi terbaru dari Xbox 360 yang dinamakan “Xbox 360 Slim 250GB”. Meskipun pihak Microsoft tidak secara langsung menyebutkan nama “Xbox 360 Slim”, istilah Slim dipakai akibat dari desain bentuknya yang telah diperbaharui dan menampilkan ukuran dimensi yang lebih kecil daripada sebelumnya. Revisi lama menggunakan istilah nama seperti “Arcade” atau “Elite” untuk menandakan seri terbaru, namun tipe Slim ini hanya menggunakan ukuran size HDD-nya sebagai tanda revisi terbaru.


Xbox 360 Slim menampilkan model baru dengan fitur integrated 802.11 b/g/n Wi-Fi, TOSLINK S/PDIF optical audio output, sebuah Xbox 360 HDD 250 GB, 5 buah koneksi USB 2.0 ports (Model lama hanya memiliki 3 buah koneksi), dan sebuah koneksi AUX port. Xbox 360 Slim juga menjadi model pertama yang langsung mendukung Kinect tanpa harus menggunakan alat atau kabel tambahan. Sehubungan dengan rilisnya Xbox 360 Slim, produksi Xbox 360 tipe lama akan segera digantikan seluruhnya dengan tipe baru ini.


Inside Xbox 360 Slim

Sesuai dengan nama yang diberikan, Xbox 360 Slim tampil dengan ukuran model yang lebih kecil. Model terbaru ini menggunakan motherboard baru bernama Valhalla yang memiliki integrated CPU/GPU/eDRAM 45 nm. Chipset ini tidak hanya berukuran lebih kecil, tetapi juga lebih sunyi dan hanya membutuhkan daya listrik yang lebih ringan sebesar 135W. Sistem pendinginan hanya membutuhkan satu buah kipas dan satu heatsink sehingga membuat proses pendinginan menjadi lebih efisien dan tidak cepat panas.
























Berbeda dengan model yang lama, konektor 802.11 b/g/n Wi-Fi dan TOSLINK S/PDIF optical audio output telah dibuat dengan sistem built-in tanpa membutuhkan adapter external. Slot untuk Memory Card kini telah dihilangkan, sebagai gantinya Xbox 360 Slim mempunyai 5 koneksi USB sebagai solusi untuk menyimpan data ke dalam USB flash drive.
























Prettier than Original

Desain model Xbox 360 Slim tampil lebih menawan dengan warna hitam mengkilap yang seksi. Tombol-tombol seperti eject button dan power button kini bersifat “touch sensitive” untuk memudahkan penggunaan. Power Button tampil tidak ada bedanya dengan sebelumnya, namun bedanya Microsoft telah menghilangkan “lampu merah” dalam tombol tersebut sebagai salah satu ide “jenius” mereka dalam menyelesaikan masalah “RRoD”. Selain eject dan power button, tampilan depan Xbox 360 Slim menampilkan 2 koneksi USB slot yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data, atau bisa juga dipakai untuk konektor Xbox 360 Game Controller.


Di bagian belakang terdapat konektor untuk optical audio output, Xbox 360 AV output, HDMI output, 3 buah USB port, Ethernet port dan sebuah konektor AUX port yang di desain khusus untuk Kinect. Selain Kinect, AUX port dan Ethernet port telah direncanakan sebagai koneksi untuk berbagai macam aksesoris baru yang akan dirilis oleh Microsoft untuk di masa yang akan datang.


HDD yang dipakai masih tetap menggunakan model 2.5”, namun disimpan dalam casing yang lebih kecil dan terletak di samping mesin. HDD baru ini adalah model Hitachi HTS545025B9SA00 1.5Gbps SATA hard drive, dengan kecepatan 5400RPM dan mempunyai 8MB memori buffer. HDD untuk Xbox 360 Slim tidak bisa digunakan dengan mesin tipe lama. Selain membutuhkan daya listrik yang berbeda, HDD baru ini memakai sistem konektor internal yang berbeda pula, sehingga tidak bisa digunakan pada mesin tipe lama.

Xbox 360 Slim Dissection

Xbox 360 Slim lebih sulit untuk “dibedah” jika dibandingkan dengan tipe lama. HDD yang terletak dalam mesin ini diselimuti oleh berbagai lapisan plastik dan chrome casing yang hanya bisa dibuka dengan menggunakan obeng khusus. Melepas seluruh cover mesin membutuhkan keahlian dan tidak bisa dilepas secara sembarangan tanpa merusak sistem mesin.


Motherboard Valhalla hanya memiliki satu buah heatsink yang bertindak sebagai pendingin untuk CPU/GPU. Namun motherboard ini masih tetap memakai pencapit “x-clamp” yang sempat didebatkan menjadi salah satu sumber masalah RRoD. Untungnya dengan teknologi 45 nm yang baru, seharusnya masalah ini menjadi jarang atau hampir sulit untuk ditemukan lagi. Chipset yang terletak di sebelah kiri CGPU adalah chip 360’s South Bridge yang mengontrol sistem SATA dan USB port. Sedangkan dibawahnya adalah chip Hynix NAND 16MB, kedua chip ini sama-sama teknologi yang bisa ditemukan dalam Xbox 360 revisi Jasper.

Final Word

Lima tahun yang lalu dunia gaming menantikan dengan antusias sebuah console “next-gen” yang dirilis oleh pihak Microsoft dan Sony. Lima tahun telah berlalu, dan sampai sekarang baik Microsoft ataupun Sony masih tetap mempertahankan produk mereka tanpa ada tanda-tanda akan munculnya generasi baru. Melihat dari kondisi sekarang ini, banyak yang memperkirakan kalau console generasi ketujuh masih akan terus bertahan sampai 2012 yang akan datang… tepat sebelum dunia berakhir… :D


Langkah Microsoft dalam memperbaharui console mereka melalui produk Xbox 360 Slim, seharusnya sudah dilakukan sejak dulu. Produk ini tampil lebih efisien, lebih sunyi, hemat daya, dan diharapkan dapat lebih diandalkan daripada produk sebelumnya. Xbox 360 Slim tersedia dengan harga $300 dan direncanakan akan menggantikan paket Xbox 360 Elite. Microsoft juga mengumumkan harga paket $200 dengan 4GB internal flash storage yang akan menggantikan paket Xbox 360 Arcade. Selain ini, Microsoft juga merilis paket Xbox 360 Slim + Kinect dengan harga $399 untuk Elite, dan $299 untuk Arcade.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

good article bro...

Anonim mengatakan...

xbox 360 yg sudah bebas dari rrod tapi sayang belum bisa main game" bajakan.

Adhitya mengatakan...

kabarnya sekelompok hacker sudah berhasil membuat alat agar xbox 360 yang baru ini bisa memainkan game bajakan dan akan segera dirilis dipasaran..

thx four ur comment.. :)

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails